Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat

Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita

Wakil Forum DIY Berlaga di Asean Children Forum di Vietnam

Prestasi membanggakan disumbangkan oleh Forum Anak Daerah DIY yang berhasil terpilih menjadi salah satu wakil Indonesia di Asean Children Forum ke-4 di Vietnam pada 20 Juni sampai dengan 23 Juni 2016.

Rumaisho Az Zahro yang akrab dipanggil Roza, Puteri tunggal dari bapak Nadlirin dan ibu Nawangsari Roza yang lahir  di Denpasar 20 Maret 2002 ini terpilih untuk menjadi salah satu perwakilan Indonesia di ajang pertemuan anak-anak se-Asia itu. Ia Saat ini ia sekolah di SMP IT Ar- Raihan Bantul kelas 7.

Roza merupakan remaja penyandang disabilitas namun Roza tetap percaya diri, dan sudah menorehkan banyak prestasi. Ketika ia berumur 7 tahun ia sudah berani membaca puisi dalam acara HIMA PLB UNY dalam rangka  difabel day. Tahun 2012 ia berani berani berbicara didepan guru guru se-Rembang dalam tema Sekolah inklusi, tahun 2014 ia pun terpilih mengikuti pertemuan Forum Anak Nasional (FAN), kenapa ia bisa terpilih dalam FAN 2012 karena sudah bisa menyuarakan hak hak anak, Roza berusaha memberi dukungan kepada teman teman penyandang disabilitas tuna rungu agar teman teman mempunyai hak yang sama dengan anak anak lainnya, Roza memberikan motivasi kepada para orang tua yang mempunyai anak tuna rungu, agar mengupayakan anak anaknya mempunyai alat bantu dengar serta belajar mendengar dan bicara sehingga tuna rungu bukan lagi tuna wicara, hal ini disampaikan pada beberapa acara sharing parents.

Pada awal 2016 Roza menyempatkan ikut lomba menulis pada FLS2N tingkat SMP Bantul. Perjalanan Roza menyuarakan hak hak anak dan sharing-sharing roza di berbagai acara pertemuan orangtua dari penyandang disabilitas tuna rungu rupanya dilirik oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI sehingga Roza pun dipilih sebagai duta anak dalam Asean Children Forum ke 4 di Vietnam. Bravo Roza .....(snt)




Roza (ketiga dari kiri) bersama delegasi Indonesia di 
ACF ke-4 di Vietnam 



Roza Ketika di terima Oleh Dubes Indonesia Untuk 
Vietnam dalam rangkaian AFC ke-4. 


Roza (keempat dari kiri) diajang AFC ke-4
dengan hasil karyanya. 

Verifikasi Lapangan di Desa Bangunjiwo Tahun 2016



Yogyakarta, BPPM – Memasuki hari terakhir tahap verifikasi lapangan perlombaan Desa, rombongan Tim yang dipimpin oleh Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda DIY Benny Suharsono M.Si mengunjungi Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten  Bantul pada hari Selasa, 14 Juni 2016. Kedatangan Tim Penilai perlombaan desa dan kelurahan tingkat provinsi tahun 2016 diterima di Balai Desa Bangunjiwo diterima oleh Bupati Bantul beserta jajarannya, Kepala Kantor PMD Bantul, Camat Kasihan, Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa serta tamu undangan lainnya;

Bupati Bantul Drs. H. Suharsono menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Desa Bangunjiwo atas pencapaiannya sebagai perwakilan Kabupaten Bantul dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat DIY Tahun 2016. Selain itu, Drs. H. Suharsono juga berharap agar seluruh masyarakat desa terus melakukan inovasi terutama dalam mengembangkan tata kelola pemerintahan desa yang berpijak pada nilai-nilai setempat. “Semoga Desa Bangunjiwo menjadi Desa dengan tingkat pembangunan terbaik di Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat DIY”

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekda DIY Benny Suharsono M.Si, sekaligus selaku Pimpinan Tim Verifikasi Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat DIY Tahun 2016,  menyampaikan bahwa kegiatan lomba desa dan kelurahan tingkat DIY tahun 2016 tersebut secara proses mampu untuk menciptakan penguatan kelembagaan, sehingga dinamika pembangunan sosial, ekonomi dan politik semakin kokoh dan melembaga.

Setelah melakukan acara seremonial, kemudian dilanjutkan Tim melakukan verifikasi lapangan oleh Tim Juri di lingkungan Balai Desa dan melakukan kunjungan lapangan ke dusun sampel untuk melihat potensi unggulan Desa Bangunjiwo meliputi Monumen Apsari untuk melihat potensi TP PKK, Yandu Lansia, Rumah Sehat, dan desa wisata Jipangan yang menampilkan potensi desa wisata berupa wisata alternatif pembelajaran kewirausahaan, budaya pertanian dan wisata alam sungai Bedog dan administrasi dusun. Setelah itu dilanjutkan pelepasan Tim juri dengan diawali oleh Pembacaan Pesan dan kesan  dari Tim Juri yang dibacakan oleh Sekretaris BPPM DIY Ibu Dra. Carolina Radiastuty, MM dan pelepasan tim disampaikan oleh Wakil Bupati Bantul. (KUN)

Verifikasi Lapangan di Desa Sumberharjo Tahun 2016



Yogyakarta, BPPM – Hari ketiga tahap verifikasi lapangan perlombaan Desa, rombongan Tim yang dipimpin oleh Kepala Bidang Keluarga Berencana, BPPM DIY drg. Retno Nurmawati, M.Kes mengunjungi Desa Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman pada hari Senin, 13 Juni 2016. Rombongan Tim diterima di Balai Desa Sumberharjo oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sleman, Ibu Sekretaris BKBPMPP Sleman, Camat Prambanan, Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa serta tamu undangan lainnya.

Bupati Sleman dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sleman Jazin Sumirat, SH.M.Si mengatakan bahwa Pemerintah Desa memiliki peran yang setrategis dalam mewujudkan Visi Pemerintah Kabupaten Sleman mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasi, karenanya pemerintah desa menjadikan sistem pemerintahan yang terus dikembangakan kapasitas dan kinerjanya, agar semua desa di Sleman mampu menjalankan fungsinya dalam memberdayakan masyarakat, pelayanan yang prima dan menyelenggarakan ketertiban umum, serta mampu mengembangkan wilayahnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Sambutan tertulis Gubernur DIY yang dibacakan oleh Ketua rombongan Ibu drg. Retno Nurmawati, M.Kes menegaskan bahwa Perlombaan Desa dan Kelurahan tingkat DIY kali ini, yang diikuti pemenang perlombaan Desa dan Kelurahan  tingkat Kabupaten/Kota se DIY ini adalah dalam upaya mendorong penguatan otonomi dan peningkatan kinerja aparatur Desa dan Kelurahan. Disamping itu juga untuk mengetahui keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan Desa dan Kelurahan di setiap sektor pembangunan.

Setelah melakukan acara seremonial, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi lapangan oleh Tim Juri di lingkungan Balai Desa dan melakukan kunjungan lapangan ke dusun sampel untuk melihat potensi unggulan Desa Sumberharjo, meliputi

1.   Simulasi keamanan, pertanian modern, BUM Desa, Tim Penanggulangan Bencana

2.   Di dusun Sengir melihat potensi Desa yaitu: Gapoktan, simulasi kebakaran, Yandu Lansia, PAUD, PKK/TOGA, Polindes.

3.   Wisata Rumah Dome atau The New Nglepen adalah sebuah perkampungan unik yang terletak di Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Perkampungan ini sangat unik karena bentuk rumahnya yang bulat-bulat seperti rumah teletubies yang pernah populer di televisi beberapa tahun lalu. Rumah Dome mempunyai tiga kelebihan yaitu tahan gempa, tahan kebakaran dan tahan terhadap topan badai. Total rumah yang ada 80 unit yang terdiri 71 rumah hunian, 9 fasilitas umum meliputi 1 musholla, 1 aula, 1 polindes dan 6 MCK dan sekarang ditambah playground untuk anak-anak.

Setelah itu dilanjutkan pelepasan Tim juri dengan diawali oleh Pembacaan Pesan dan kesan  dari Tim Juri yang dibacakan oleh Kepala Bidang PHP, BPPM DIY Ibu Waty Merliawati, SH, M.Kes dan Pelepasan tim disampaikan oleh Camat Prambanan. (KUN)

Verifikasi Lapangan di Desa Hargomulyo Tahun 2016



Yogyakarta, BPPM – Dalam rangka pelaksanaan rangkaian Perlombaan Desa dan Kelurahan tingkat Provinsi Tahun 2016, tahap penilaian terakhir adalah verifikasi lapangan. Untuk Perlombaan Desa, verifikasi lapangan yang pertama adalah Desa Hargomulyo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo pada hari Rabu, 8 Juni 2016. Kedatangan Tim Penilai perlombaan desa dan kelurahan tingkat provinsi tahun 2016 diterima di Balai Desa Hargomulyo oleh Bupati Kulon Progo, Kepala BPMPDP&KB Kulon Progo, Camat Kokap, Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa serta tamu undangan lainnya.

Bupati Kulon Progo dr. H Hasta Wardoyo.Spo(G) dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hargomulyo yang terbagi dalam 11 Pedukuhan dengan jumlah penduduk 7019 KK berkembang  dengan modal semangat gotong royong yang tinggi;

Gubernur DIY dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh ketua rombongan Ibu Dra. Carolina Radiastuty, MM menyampaikan bahwa melalui Lomba Desa dan Kelurahan ini, diharapkan mampu menciptakan kekuatan swadaya dan gotong royong masyarakat, sehingga secara bertahap dan nyata mampu memberikan kontribusi dalam upaya melakukan perubahan di tingkat Desa/Kelurahan menuju kondisi yang lebih baik.

Setelah melakukan acara seremonial, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi lapangan oleh Tim Juri di lingkungan Balai Desa dan melakukan kunjungan lapangan ke dusun sampel untuk melihat potensi unggulan desa Hargomulyo meliputi Kelompok wanita Tani, Kelompok ternak sapi, Kelompok ternak Ikan, Poskamling, Rumah sehat, Poskedes dan Pengrajin gula semut. Acara terakhir adalah Pelepasan Tim juri dengan diawali oleh Pembacaan Pesan dan kesan  dari Tim Juri yang dibacakan oleh ibu drg. Retno Nurmawaty, M.Kes  dan sambutan pelepasan tim disampaikan oleh Ibu Kepala BPMPDP&KB Kulon Progo. (KUN)

LPMK KRICAK DAN LPMD BATURETNO RAIH JUARA I LPMD/LPMK BERPRESTASI TINGKAT DIY TAHUN 2016

Penyerahan Hadiah kepada LPMK/LPMD Berprestasi Tahun 2016

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan (LPMD/LPMK) memiliki peran yang strategis dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan secara partisipatif.  Hal ini sangat erat kaitannya dengan tugas LPMD/LPMK dalam menyusun rencana pembangunan secara partisipatif, menggerakkan swadaya gotong royong masyarakat, melaksanakan dan mengendalikan pembangunan.

Evaluasi LPMD/LPMK Berprestasi Tingkat DIY telah diselenggarakan oleh BPPM DIY pada tanggal 21 April sampai dengan 28 April 2016. Evaluasi ini dibagi dalam 2 kategori, yaitu kategori kota dan kategori kabupaten.  Kategori kota diikuti oleh LPMK Kricak Kec. Tegalrejo dan LPMK Panembahan Kec. Kraton, sedangkan peserta kategori kabupaten meliputi : LPMD Baturetno Kec. Banguntapan Kab Bantul, LPMD Jatirejo Kec. Lendah Kab. Kulonprogo, LPMD Siraman Kec. Wonosari Kab. Gunungkidul, dan LPMD Trihanggo Kec. Gamping Kab. Sleman. Evaluasi pada saat kunjungan lapangan menilai 6 indikator, yaitu : dokumen dan arsip, administrasi kesekretariatan, penganggaran, personil dan hubungan kelembagaan, program kerja dan realisasi, serta sarana prasarana.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala BPPM DIY no 188/3940 tentang Penetapan Hasil Evaluasi LPMD/LPMK Berprestasi Tingkat DIY Tahun 2016, ditetapkan bahwa :
1.    Juara I Kategori Kabupaten        : LPMD Baturetno Kec. Banguntapan Kab Bantul
(mendapatkan uang pembinaan  sebesar Rp. 15.000.000,-)
2.    Juara II Kategori Kabupaten        : LPMD Jatirejo Kec. Lendah Kab. Kulonprogo
(mendapatkan uang pembinaan  sebesar Rp. 12.000.000,-)
3.    Juara III Kategori Kabupaten        : LPMD Siraman Kec. Wonosari Kab. Gunungkidul
(mendapatkan uang pembinaan  sebesar Rp. 9.000.000,-)
4.    Juara Harapan I Kategori Kabupaten    : LPMD Trihanggo Kec. Gamping Kab. Sleman
(mendapatkan uang pembinaan  sebesar Rp. 7.000.000,-)
5.    Juara I Kategori Kota            : LPMK Kricak Kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta
(mendapatkan uang pembinaan  sebesar Rp. 11.000.000,-)
6.    Juara II Kategori Kota            : LPMK Panembahan Kec. Kraton Kota Yogyakarta
(mendapatkan uang pembinaan  sebesar Rp. 9.000.000,-)

Penyerahan tropi, piagam dan uang pembinaan telah dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2016 di BPPM DIY, yang secara simbolis diserahkan oleh Kepala BPPM DIY. Beliau berharap agar LPMD/LPMK dapat terus berperan secara optimal dalam mendukung pembangunan desa/kelurahan di wilayahnya.
Info lainnya...