Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat

Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita

RAPAT FORUM PK2PA

YOGYAKARTA, BPPM, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Provinsi DIY sebagai sekretariat Forum Penanganan Korban Kekerasan Perempuan dan anak, Sabtu 10 Oktober 2009, di Balai Hiperkes dan Keselamatan Kerja Provinsi DIY Jl. Ireda N0. 38 menyelenggarakan Rapat Forum Penanganan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak Provinsi DIY.

Rapat yang dihadiri seluruh wakil dari anggota forum tersebut menyepakati sebuah form pelaporan penanganan kasus yang akan digunakan sebagai alat pelaporan anggota forum tentang kasus-kasus yang telah mereka tangani. Sistem pelaporan ini diharapkan akan dapat menghasilkan data penanganan kasus yang lebih akurat dan dapat digunakan sebagai indikator keberhasilan Forum.

acara ini juga dilanjutkan dengan halal bi halal Forum PK2PA dengan Ibu GKR. Hemas di Kraton Kilen.

Halal Bi Halal Di BPPM

Halal Bi Halal Di BPPM

Hari ini, Kamis 23 September 2009, Keluarga besar Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan acara halal bi halal di kantor BPPM Jl.Tentara Rakyat Mataram No.31.

Acara yang dihadiri oleh segenap pimpinan dan staff BPPM ini diisi dengan Silaturrrahmi serta ceramah hikmah halal bihalal.

TAHUN INI KASUS YANG DITANGANI OLEH P2TPA

TAHUN INI  KASUS YANG DITANGANI OLEH  "RDU" MENINGKAT

Data dari Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) "Rekso Dyah Utami"  menunjukkan bahwa hingga bulan Oktober ini kasus yang masuk dan ditangani oleh RDU mencapai 96 kasus. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan Jumlah kasus yang masuk pada periode yang sama pada tahun 2008 yang hanya mencapai 85 kasus.

Dari 96 kasus yang masuk masih didominasi oleh  kasus kekerasan terhadap istri yang mencapai 49 kasus dan kasus kekerasan terhadap anak yang mencapai 32 kasus.

Hal ini di satu sisi merupakan indikator bahwa masyarakat mulai sadar dan memiliki keberanian untuk mengungkap kasus kekerasan dalam rumah tangga dan mencari bantuan keluar untuk permasalahan KDRT. 

Meningkatnya kasus yang masuk ke P2TPA juga merupakan indikator bahwa kerja BPPM dan mitra jejaring dalam Forum Penanganan Korban Kekerasan Perempuan & anak untuk memberikan perlindungan terhadap korban kekerasan rumah tangga dan anak mulai memberikan hasil.

BIMBINGAN LANJUTAN PENANGANAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PROV. DIY


Bimbingan Lanjutan Penanganan Kekerasan dalam Rumah Tangga
 
 

Dalam penanganan korban kekerasan perempuan dan anak, pemerintah dalam hal ini BPPM provinsi DIY mengembangkan kemitraan dengan kelompok-kelompok masyarakat dan organisasi yang peduli terhadap masalah penanganan kekerasan dalam rumah tangga dan sosialisasi tentang masalah ini ke masyarakat misalnya TP-PKK dan PSM selaku tokoh dan warga masyarakat yang peduli terhadap korban kekerasan perempuan dan anak.

 

Berkaitan dengan hal tersebut sebagai wujud evaluasi peran dan usaha pembekalan dan pengayaan pengetahuan tokoh masyarakat, anggota PKK serta unsur lain yang berperan, BPPM menyelenggarakan Bimbingan lanjutan bagi unsur-unsur tersebut dengan menghadirkan nara sumber untuk memerikan pembekalan serta mengajak peserta melakukan evaluasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh masing-masing pihak selama ini.  

 

Kegiatan ini juga ditujukan untuk melakukan evaluasi dalam penanganan korban kekerasan perempuan dan anak di wilayah masing–masing dengan menginventarisir data maupun kendala dan hambatan yang dihadapi, sehingga kedepan diharapkan dapat digunakan sebagai dasar menyusunan program/kegiatan dalam rangka perlindungan perempuan dan anak di wilayah Provinsi DIY.

SARASEHAN KEHARMONISAN RUMAH TANGGA PENENTU KEBERHASILAN ANAK

 

 

”Sarasehan keharmonisan rumah tangga penentu keberhasilan anak”.

 

Sebagai sebuah usaha untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya para relawan yang bergerak dalam pendampingan masyarakat dalam bidang keluarga tentang bagaimana membangun keluarga yang harmonis dan langkah yang dapat dilakukan untuk memberikan pendampingan dan perlindungan terhadap munculnya kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga, maka Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Provinsi DIY menyelenggarakan kegiatan ”Sarasehan keharmonisan rumah tangga penentu keberhasilan anak”.

 

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 agustus 2009 dengan menghadirkan beberapa nara sumber ahli dari bidang psikologi, hukum serta agama.