Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat

Daerah Istimewa Yogyakarta

Home || Materi || Press Release || Roadshow Pendewasaan Usia Perkawinan sebagai penekan tingginya angka pernikahan anak di Daerah Istimewa Yogyakarta

Roadshow Pendewasaan Usia Perkawinan sebagai penekan tingginya angka pernikahan anak di Daerah Istimewa Yogyakarta

Yogykarta, BPPM – Setelah sukes menghelat Kampanye Pendewasaan Usia Perkawinan pada tanggal 3 Agustus 2016 di GOR Among Rogo, BPPM melanjutkan program kegiatan Roadshow Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) untuk tujuh puluh delapan (78) Kecamatan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sasaran dari program ini adalah para remaja, masyarakat serta stakeholder sampai di tingkat kecamatan. Di sisi lain, remaja merupakan objek sekaligus pelaku. Berdasarkan proyeksi Bappenas, jumlah remaja pada tahun 2015 adalah 66 juta jiwa atau sekitar 27 % dari total penduduk. Remaja mewakili sekitar 24 % populasi atau sekitar 882.900 orang dari total penduduk DIY yang berjumlah 3.679.176 orang (BPS, 2015).

 

Masih tingginya angka pernikahan dini, atau yang lebih dikenal dengan pernikahan anak di Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi keprihatinan bersama. Dalam statistik, dispensasi nikah di Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan sebagai dalam tabel berikut ini :

Kabupaten / Kota

2011

 2012

2013

2014

2015

2016

PA Wates

58

60

54

54

36

24

PA Bantul

142

137

178

131

11

17

PA Wonosari

132

164

161

141

8

31

PA Sleman

107

117

126

115

51

16

PA Yogyakarta

56

37

44

41

31

17

DI YOGYAKARTA

495

515

563

482

137

105

 

 

Jumlah penduduk miskin di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Maret 2017 adalah sekitar 488.000 jiwa atau sekitar 13.02 %. Masih cukup tinggi apabila dibandingkan dengan persentase penduduk miskin nasional yang sebesar 10.96 % (BPS DIY, 2017). Salah satu rantai penyumbang tingginya angka kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang tak lain ialah Pernikahan Dini.

 

Keluarga yang terbentuk dari pernikahan anak ini hampir bisa dipastikan tidak bisa survive dalam mengarungi rumah tangga. Demikian juga statitistik menunjukkan tidak kurang dari 80% berakhir dalam perceraian dengan berbagai macam latar belakang sebab. Permasalahan bermula dari Ekonomi yang tidak mencukupi, kesiapan psikososial sebagai anggota masyarakat, pengetahuan tentang hubungan kekeluargaan dan kesehatan yang tidak memadai, dan keinginan untuk bebas dari semua tangungjawab dan keharusan sebagai bagian keluarga kecil atau orangtua.

 

 

Beradasarkan kondisi demikian, Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat menelurkan program Roadshow Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) yang merupakan bagian tak terpisahkan dari fungsi pendidikan kesehatan reproduksi remaja melalui jalur masyarakat yang diampu oleh Sub Bidang Kesehatan Reproduksi Bidang Keluarga Berencana (KB) BPPM. Dimana pada tanggal 8 Agustus 2017, Roadshow PUP dilaksanakan di Kecamatan Wates Kabupaten Kulonprogo, yang merupakan putaran kali ke 44. Bermula di awal tahun 2017, Roadshow telah diselanggarakan di seluruh Kecamatan di Kota Yogyakarta dan di sebagian kecamatan-kecamatan di Kabupaten Sleman, Kulonprogo, Bantul dan Gunungkidul sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kegitan ini dijadwalkan akan selesai pada November 2017.  (ziz).